LENSA NASIONALNEWS

Pilgub, Kandidat Ini Optimis Ingin Maju

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Kalau kandidat petahana, seperti Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rustam Effendi, Wakil Gubernur, Hidayat Arsani dan Bupati Bangka Tengah (Bateng), Erzaldi Rosman punya indikator menguat untuk didukung beberapa partai. Dalam pemilihan gubernur (Pilgub) 2017 mendatang, terdapat nama M Rum Mulkal, Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Yusron Ihza, mantan Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaya Purnama dan Maulan Aklil yang akrab disapa Molen juga punya keinginan mendekati partai – partai pemilik kursi legislatif ditingkat Provinsi.

Nama Yusron Ihza, selain memasang alat praga dibeberapa titik dengan jargon kepemimpinan. Dirinya juga disebut oleh pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Azwari Helmi untuk maju bersama dengan koalisi multi partai. Syaratnya menurut Helmi selain memiliki koalisi diluar PPP dan Partai Bulan Bintang juga ‘meminang’ kader PPP sebagai wakilnya. “Ada Yusron Ihza Dubes Jepang, kalau mau pasangam dengan kader PPP bisa langsung berkoalisi dan menggalang partai lain untuk mengusung,” jelas Helmi di ruang Fraksi PPP Babel.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB, Syaifulah Asnan membenarkan kalau Yusron Ihza akan maju dalam Pilgub 2017. Syaiful -sapaan Syaifulah Asnan- pun mengaku telah membangun
komunikasi dengan partai di fraksi gabungan pada DPRD Babel. Seperti Demokrat, Partai Amanah Nasional (PAN), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Karena kita melihat mereka belum memiliki calon, maka kita coba tawarkan figur kader kita,” ungkapnya.

Kalau Basuri Tjahaya Purnama ingin maju karena menilai kandidat dari Belitung tidak serius. Walau pun sulit mendapatkan partai politik untuk mendapat dukungan. Berbeda dengan mantan Kapolda Babel, M Rum Mulkal yang kepada wartawan memastikan tidak akan menempuh jalur independen, dan akan mencari dukungan partai politik. Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Babel, M Tanwin kepada lensabangkabelitung.com mengaku tertarik dan telah berkomunikasi dengan Rum, hanya saja keterbatasan PKB karena hanya memiliki dua kursi membuat sulit untuk mengusung. “Kecuali pak Rum Mulkal bisa mencari partai koalisi,” sambung Tanwin.

Sedangkan Hidayat Arsani, mengaku akan maju sebagai Gubernur Babel, karena sebagai Wakil dia punya keterbatasan jika ingin bertindak cepat untuk rakyat Babel. Dia memastikan akan berupaya menggunakan Golkar dan berkoalisi. Hanya saja menurut salah satu pengurus harian Golkar Babel, Teddy Marbinanda mereka belum menentukan sikap untuk Pilgub 2017 namun masih berkonsentarsi untuk Musyawarah Nasional (Munas) Golkar dalam waktu dekat. “Belum (untuk koalisi pilgub 2017) belum, Munas dulu,” jawab Teddy singkat.

(dnl) (alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button