LENSA NASIONALNEWS

Jokowi Saksikan GMT Di Laut Belitung

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Bangka Belitung (Babel), KA Tajjudin membantah pihaknya tidak memberikan sumbangsi yang merata terhadap 3 kabupaten yang akan dilintasi Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret mendatang.

“Kalau secara umum kita sama-sama memperhatikan ketiga daerah ini, cuma karena nanti di Belitung itu diagendakan akan ada RI 1 maka pemprov (Pemerintah Provinsi-Red) harus membantu ke daerah yang akan dikunjungi Jokowi,” ujar Tajjudin saat ditemui lensababel.com di ruang kerjanya pada Senin (29/2).

Tajjudin menyebutkan Presiden Indonesia akan datang melalui jalur laut, dan diagendakan akan turut ke darat untuk memantau destinasi wisata nasional, Tanjung Klayang di Belitung. “Jokowi akan datang menggunakan kapal TNI kemungkinan tiba pukul 05.00 Pagi dan dijadwalkan akan turun ke darat, tapi ini kan belum pasti yang jelas sudah diagendakan,” sebutnya.

Ia menambahkan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kabupaten Kota yang akan dilintasi GMT, dan juga berkoordinasi dengan kementrian pariwisata guna mempersiapkan kedatangan RI 1 dan menyambut fenomena alam langka ini.

“Untuk Belitung ada banyak rangkaian acara yang akan ditampilkan dimulai dari tanggal 7-9 itu ada festifal GMT, Teatrikal, Tari Kolosal Andre Hirata, pegaleran musik nasional dan semua kegiatan akan dipusatkan di Tanjung Klayang,” ujarnya

“Untuk Bangka Tengah saya juga sudah terima laporan akan ada budayawan Ainun Najib, Ada pertunjukkan bola Api, ada festifal kue tradisional yang kegiatannya dipusatkan di Pantai Terentang, untuk Bateng mulai rangkaian acaranya dari tanggal 6-9,” bebernya.

Tajjudin menyebutkan untuk Belitung timur juga sudah dipersiapkan berbagai rangakaian acara. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan mendukung kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan kabupaten/kota dalam menyambut GMT.

Disinggung terkait batalnya NASA untuk menjadikan Belitung sebagai lokasi penelitian, ia menyebutkan  NASA memang belum memastikan Belitung sebagai tempat penelitian melainkan NASA hanya melakukan survey untuk mendapatkan lokasi terbaik untuk penelitian.

“Pihak NASA ini melakukan penjajakan ke semua daerah yang dilintasi GMT termasuk Bangka dan Belitung, Jadi waktu itu mereka memang belum memastikan mau melakukan penelitian dimana, mungkin setelah ditinjau dari segi durasi mereka jadi memilih Ternate,” tandasnya.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button