LENSA NASIONALNEWS

Belitung Maldive-nya Indonesia

Lensa Bangka Belitung, Tanjung Pandan – Mentri Pariwisata Republik Indonesia Arif Yahya mengatakan akan menjadikan Belitung sebagai Maldivnya Indonesia untuk mengembangkan sektor wisata bahari. Pembangunan Maldive Indonesia di Belitung yang juga berkaitan dengan ditetapkannya belitung sebagai kawasan ekonomi khsusus untuk pariwisata.

Menurut Arif belitung akan dipusatkan sebagai objek wisata bahari sebagaimana Maldive yang  berada di Republik Maladewa. Maldiv yang dikenal dengan surga yang tertinggal ini  memanfaatkan laut sebagai objek wisata dan sumber ekonomi masyarakat dan terbukti  mampu mendulang 700.000 turis per tahunnya.

“Ada 3 hal yang utama yang pertama kita akan posisioningkan balitung untuk wisata bahari  sederhananya akan kita jadikan maldiv nya Indonesia, one island one resort,” ujarnya saat ditemui lensababel.com usai menyaksikan GMT di  Pantai Tanjung Klayang pada Rabu (9/3).

Menurut Arif untuk mewujudkan ini harus dibarengi dengan peningkatan infrastruktur yang saat ini sedang dipersiapkan pemerintah pusat untuk Belitung.  Sarana Transportasi juga akan menjadi bagian penting yang akan dibenahi guna meningkatkan kenyamanan wisatawan ke Belitung.

“Kedua untuk aksesny, pemerintah pusat akan turun di Belitung dan kita sudah rincikan dibutuhkan 1 triliun  untuk membangun infrastruktur. Untuk bandara juga akan kita tingkatkan menjadi bandara internasional itu pak mentrinya (Ignasius Jonan-Red) sudah ada untuk meninjau langsung bersama bupati,” ungkapnya.

Ia menambahkan untuk mewujudkan maldive nya Indonesia di Belitung yang harus diperhatikan adalah amenitas pembangunan hotel dan sarana penunjang pariwisata lainnya. Arif optimis hal ini akan terjadi mengingat lokasi Geografis belitung.

“Belitung itu diuntungkan dengan posisinya bisa ditempuh 45 menit dari jakarta dan singapura tapi ini juga harus diimbangi dengan amenitas. untuk amenitas hotel dan lainnya kisaran dana dibutuhkan sekitar 8 Triliun yang akan dikerjakan  private sektor dan juga BUMN,” terangnya.

Arif berharap pemda juga dapat mendukung keinginan pusat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan ia optimis maldive indonesia ini akan dapat dinikmati 2018 mendatang.

” Pemerintah pusat akan memberikan injeksi dana  10 triliun untuk Belitung dan mudah-mudahan ini akan selesai di 2018 dan untuk bandara saya confident di 2017 sudah selesai. Untuk jalan juga pak Gubernyr sudah satu prinsip dengan kita sehingga ini akan cepat dilakukan dan akan lebih cepat juga mensejahterakan masyarakat Belitung,” tandasnya.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button