LENSA NASIONALNEWS

Rumah Warga akan menjadi Home Stay saat GMT

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) telah melakukan berbagai persiapan dalam menyambut Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret mendatang seperti menyediakan home stay yang berdekatan dengan lokasi pengamatan GMT di Pantai Terentang bagi pengunjung yang tidak mendapatkan hotel.

Bupati Bateng, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan pihaknya akan mendata rumah masyarakat yang layak untuk dijadikan home stay bagi para wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena langka ini secara langsung di Bateng. Home stay yang merupakan rumah warga ini hanya diperuntukkan bagi wisatawan dari luar daerah.

“Kita sudah lakukan persiapan untuk home stay saat ini kita sudah mendata rumah-rumah warga yang mau dijadikan home stay dan disesuaikan dengan kriterianya. Saat ini untuk home stay kita fokuskan di desa Terentang dan Guntung saja, karena ini yang paling dekat dengan lokasi pengamatan GMT,” ujar Erzaldi saat konferensi Pers dengan awak media pada (21/2) malam.

Erzaldi menyebutkan tidak semua rumah warga dapat dijadikan home stay karena panitia GMT memiliki kriteria tertentu untuk rumah warga yang akan dijadikan home stay. Oleh karena itu Erzaldi meminta kepada masyarakat yang berkenan rumahnya dijadikan home stay untuk dilaporkan kepada panitia agar dapat didata terlebih dahulu.

“Ya kan ada kriterianya, mulai dari kamar mandi dan lainnya, masak kita mau biarkan tamu untuk tidak nyaman. Dibuka bagi masyarakat yang mau rumahnya dijadikan home stay karena kan nanti ada information center, kalau ada wisatawan yang butuh home stay nanti kita yang arahkan ke rumah siapanya, oleh karena itu perlu adanya pendataan,” jelas bupati yang baru 5 hari dilantik itu.

Ia berharap masyarakat yang rumahnya dijadikan home stay nanti akan dapat memperkenalkan budaya asli Bateng dan menunjukkan keramahan kepada wisatawan. Ia juga menyebutkan akan ada pelatihan bagi warga yang rumahnya dijadikan home stay guna memberikan pelayanan terbaik bagi tamu dan betah untuk kembali ke Bateng.

“Bagi masyarakat yang mau menjadikan rumahnya sebagai home stay pada GMT mendatang di Bateng khususnya di Terentang dan Guntung bisa langsung mendaftarakan dan melaporkan kepada panitia, karena kita ingin yang nanti rumahnya akan dijadikan home stay dapat memberikan pelayanan terbaik bagi tamu, oleh karena itu kita juga perlu menentukan kriteria rumah yang akan dijadikan home stay itu,” ujarnya.

Erzaldi berharap agar masyarakat Bateng khsususnya daerah terentang juga produktif dalam menyemarakkan fenomena alam langka ini. Erzaldi menilai event GMT ini sebagai gerbang untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya yang dimiliki Bateng di mata Internasional.

“Masyarakat juga harus bersiap-siap, misalnya untuk menjual makanan atau produk, yang pasti kita ingin masyarakat juga ikut berperan dalam hal ini karena ini adalah fenomena langka dan ajang untuk mengenalkan kebudayaan yang nantinya juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button