LENSA NASIONALNEWS

Normalisasi Sungai Bisa Jadi Objek Wisata Baru

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Kepala Dinas pekerjaan Umum (PU) Bangka Belitung (Babel), Hasanuddin menyebutkan dalam Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2016 pihaknya menganggarkan dana senilai Rp11,8 miliar untuk normalisasi sungai dan sumber daya air di provinsi Babel.

Ia mengatakan, musibah banjir yang terjadi pekan lalu, sebagian disebabkan kondisi sungai yang sudah tak mampu menampung air. Dan rencananya, tahun ini akan dilakukan normalisasi di beberapa titik yang sudah direncanakan untuk diperbaiki.

“Total untuk normalisasi kita anggarkan Rp11,8 miliar, ini terbagi di 7 kabupaten/kota, ada yang dikeruk ada yang diperbaiki, ini juga bisa digunakan untuk mencegah terjadinya banjir, seperti pengerukan sungai kacang pedang atau jembatan 12 itu,” sebutnya saat dihubungi lensababel.com.

Ia merinci dana normalisasi sungai untuk pangkalpinang dianggarkan Rp 3,4, Kabupaten Bangka Rp1,5, Bateng Rp3,5 M, saluran dan lainnya di Belitung Rp600 juta, dan di Beltim Rp2,3 M. “Sungai-sungai yang dangkal rencananya akan dikeruk, agar normal kembali, saluran air juga kita benahi,” imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan ini bisa membuat sungai dan saluran air di Babel kembali normal dan berfungsi dengan baik, sehingga ketika air meluap bisa ditampung di kolong atau sungai yang memang sudah disiapkan.

Hasanuddin juga mengajak, masyarakat untuk sadar dan aktif membersihkan saluran yang ada di kediaman masyarakat, hal ini untuk memperlancar jalannya air dan tak terjadi penumpukan atau penyumbatan.

Ditemui terpisah kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Babel, KA Tajjudin menyebutkan normalisasi sungai adalah langkah yang baik karena dapat dijadikan objek wisata baru.

“Normalisasi sungai dalam arti dari sisi pariwisata juga sangat positif sehingga sungai-sungai dan kolong yang di normalisasi sudah bagus dan lebar bisa menjadi objek wisata baru,” sebutnya saat ditemui lensababel.com pada senin (15/1).

Tajjudin mengakui dirinya bahkan sudah mengkomunikasikan hal ini kepada pelaku usaha untuk membangun wisata sungai yang dapat dijadikan destinasi wisata bagi para wisatawan guna memberikan varian baru pada objek wisata di Babel.

“Saya sudah komunikasikan ini dengan pelaku wisata mereka sangat setuju yang akan berdampak postif bagi variasi objek wisata kita jadi tidak hanya di pantai tapi wisatwan juga akan berwisata sungai mislanya sungai rangkui atau sungai batu rusa itu bisa dijadikan satu rute wisata. Saya sudah tawarkan mereka untuk membuat paket wisata itu,” tandasnya.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button