LENSA NASIONALLENSA TINSNEWS

Sukrisno tidak hadiri undangan Gubernur

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Didit Srigusjaya, sangat menyayangkan sikap Direktur PT Timah, Sukrisno yang tidak menghadiri undangan Gubernur Babel dalam Pertemuan yang membahas polemik tambang laut yang diadakan di Aula Kantor Gubernur ruang Pantai Tanjung Pendam, Senin (25/1).

“Kami sangat menyesalkan sikap direktur PT Timah pak Sukrisno yang tidak hadir hari ini, persoalan ini kan sebenarnya ada di PT Timah artinya kalau PT Timah cakap hal ini tidak akan terjadi,” ujarnya usai menghadiri pertemuan tersebut.

Didit menilai jika Pimpinan perusahaan plat merah tersebut hadir permasalahan terakit aspirasi rakyat dan aspirasi dari IKT dapat terakomodir sehingga persoalan ini tidak berlarut-larut.

“Sebenarnya permasalahannya ada di PT Timah. Bila PT Timah ini tegas, permasalahan seperti ini sebenarnya tidak perlu dibawa sampai ke Provinsi Babel. Ini sangat disayangkan, harapan tadi Direktur PT Timah Soekrisno dapat hadir, untuk bersama-sama membahas agar permasalahan ini bisa clear. Yang mewakili Ahmad Subagja sebagai Direktur Operasional dan  Abrun Abubakar selaku Direktur Sumber Daya Manusia   PT Timah, tidak bisa mengambil keputusan, disini sangat disayangkan,” sesalnya.

Menurut Didit, ketidakhadiran Sukrisno merupakan hak preogratifnya namun Didit menyesalkan sikap Dirut PT Timah yang tidak hadir pada kondisi yang dinilainya sudah kronis. “Ini kan memang hak preogratifnya mau datang atau tidak tapi sangat disayangkan suasana se[erti ini kok beliau tidak hadir,” imbuhnya.

Menurutnya Sukrisno tidak serius untuk menyelesaikan persoalan ini, ia juga menilai Pimpinan PT Timah ini tidak dapat menyelesaikan persoalan yang sudah kronis ini.

“Bayangkan Pak Gubernur saja, menunda kegiatan pertemuan dengan dua menteri, hanya untuk menyelesaikan masalah ini. Mengapa Soekrisno yang punya kepentingan terhadap masalah ini tidak hadir. Saya sebagai ketua DPRD sangat menyesalkan sikap beliau,” tegasnya.

Selanjutnya, Didit berharap kepada PT Timah dapat menindaklanjuti Pergub tentang penghentian sementara terhadap KIP. “PT Timah harus dapat menindaklanjuti Pergub
tentang penghentian “SEMENTARA”, sampai PT Timah dapat duduk bersama-sama dengan tim provinsi, HNSI, Walhi, Pemda Bangka dan perwakilan nelayan. Sampai permasalahan tersebut kondusif dengan masyarakat,” tukasnya.

Ketika Dikonfirmasi ke Direktur Operasional PT Timah, Ahmad Subagja mengatakan ketidak hadiran pimpinannya dikarenakan ada agenda lain. “Masalah Dirut Gak hadir, ada agenda lain,” ujarnya sembari mengalihkan pembicaraan.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button