LENSA TINSNEWS

32 Unit TI Tower Masyarakat Beroperasi di IUP PT Timah

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Rencana Kemitraan  antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bangka Belitung telah terealisasi yang ditujukkan dengan beroperasinya 32 unit TI Tower dikawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah yang berlokasi di Suka Damai, Bangka Selatan.

“Harapan pak Presiden dan Gubernur adanya sinergisitas antara BUMN dan BUMD sudah terlaksa Jum’at (8/1) kami sudah melaksanakan pertambangan laut itu di daerah Suka Damai Payak Ubi Toboali, yang mebrupakan bentuk kemitraan PT Timah, BUMD Povinsi dan BUMD Kabupaten Basel guna melegalkan rakyat yang ingin menambang,” terang Direktur Administrasi dan Umum BUMD Babel Arka’a di ruang kerjanya pada Kamis (14/1).

Arka’a menyebutkan terdapat 70 unit TI Tower yang sudah bermitra dam mendapatkan Surat Perintah Kerja, pelaksanaan penambangan ini masih dalam tahap uji coba hingga bulan maret mengingat masih diperlukannya evaluasi terkait alat yang digunakan harus sesuai dengan standar K3.

“Terlaksana  baru 70 unit untuk di Basel tapi yang baru beroperasi 32 unit sisanya masih dalam proses mudah-mudahan minggu ini semuanya bisa beroperasi, ini semua masih dalam tahap percobaan.  Tapi ada juga yang menggunakan PIP Produksi PT Timah, Alhamdullillah 70 unit ini meskipun dalam tahap percobaan sudah memenuhi standar semua,” jelasnya.

Ia menjelaskan kemitraan ini merupakan salah satu cara untuk membantu masyarakat yang ingin menambang secara ilegal. Pihaknya pun terus melakukan pendampingan dan pengawasan bagi masyarakat yang ingin bermitra dengan BUMD.

“Sebenarnya ini solusi biar rakyat yang ingin menambang gak usah kucing-kucingan lagi sama aparat, kami akan bantu melalui kemitraan ini. Seperti Hari pertama itu ada 7 unit TI Tower yang beroperasi dengan hasil produksi 320 Kg, ini memang masih sedikit tapi kalau yang lain sudah beroperasi akan semakin banyak dan tentunya kami juga akan memperhatikan aspek lingkungannya,” ceritanya.

Selain tambang laut tambang darat juga sudah beroperasi di kawasan Bikang, Basel seanyak 20 unit. “Di darat juga sudah ada di Bikang, SPK Pertama ini yang keluar di Basel semua untuk daerah lain masih dalam proses,” ujarnya.

Disinggung adanya monopoli pengusaha yang ingin ikut bermitra dengan BUMD pihaknya menampik hal tersebut karena menurutnya BUMD bermitra dengan seluruh kalangan masyarakat. “Tidak ada monopoli pengusaha ini kan untuk semua masyarakat yang mau dan memenuhi syarat-syaratnya. yang bergabung sekarang kan banyak kelompok masyarakat,” imbuhnya.

Arka’a juga berharap masyarakat yang masih menambang secara ilegal dapat bermitra dengan BUMD guna mendapatkan legalitas. Selain itu ia juga meminta aparat keamanan untuk turut serta mengawasi proses kemitraan ini. “Kita harapkan kepada masyarakat yang masih menambang dengan ilegal maka lebih baik bergabung dengan BUMD yang mengurus legalitas, kami tidak bisa bergerak sendiri oleh karena itu kami harapkan agar aparat ikut membantu mengawasi,” tandasnya.

 

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button