LENSA TINSNEWS

Pemda Babel Berkeinginan Memiliki 10% Saham PT Timah

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkeinginan untuk membeli saham PT Timah Tbk. Hal ini akan disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Timah yang akan datang.

“Kita sedang lakukan upaya itu untuk memiliki saham, hingga saat ini kita terus melakukan negoisasi, semoga nanti akan muncul akan bisa diterima berginning dari pemda ini untuk kepemilikan saham di PT Timah,” Ujar Gubernur Babel, Rustam Effendi saat ditemui usai pertemuan dukungan pengusaha eksportir timah terhadap pendapatan asli daerah, di ruang rapat mahligai pada Selasa, (1/12) siang.

Pemda berkeinginan untuk memiliki saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut, dengan tujuan agar Pemda dapat memberikan kontribusi suara dalam RUPS dan proses pengambilan kebijakan lebih pro daerah.

Rustam menjelaskan pihaknya akan membeli 10% saham perusahaan plat merah tersebut. Ketika disinggung soal anggaran yang telah disiapkan pemda, Rustam menjelaskan pihaknya sedang menghitung anggaran yang akan digunakan untuk membeli saham tersebut. Anggaran tersebut diperoleh dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Maunya kita 10% minimal kita beli sahamnya, kalau anggarannya sudah siap. Tapi nominalnya sedang hitung,” ungkapnya.

Ditemui terpisah ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya menilai keinginan pemerintah tersebut merupakan langkah yang tepat, mengingat selama ini pemda dan DPRD tidak memiliki hak suara untuk berbicara di dalam RUPS.

“Pemda punya keinginan untuk beli saham PT Timah saya rasa itu sangat bagus, ini supaya kita bisa dapat bagian untuk bicara dalam rapat usaha pemegang saham biar kebijakannya nanti bisa pro daerah, ini kan pemerintah dan DPRD kalau diundang hanya sebagai pendengar aja tidak punya hak bicara,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri rapat Forkominda Rabu (2/12) di Hotel Santika.

Didit juga mendukung penuh niatan pemerintah dan berharap ini bisa direalisasikan, karena menurutnya hanya yang mempunyai saham yang memiliki hak suara untuk menyampaikan aspirasi.

“Sangat mengharapkan artinya kita minta itu benar-benar kalau memang ada uangnya, saya rasa etis membeli saham di PT Timah karena kan percuma kita mau rapat berapa kali diundang kita hanya diberi sebatas pendengar saja tidak diberikan untuk mengeluarkan statetment apa pun,” tandasnya.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button