LENSA KRIMINALLENSA TINSNEWS

Berkas Pemilik Timah 10 Ton Asal Basel dilimpahkan

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Kabid Humas Polda Babel AKBP Abdul Mun’im menejelaskan telah melimpahkan berkas perkara kasus Pertambangan Liar (Illegal Mining) yang melibatkan Bos Timah asal Bangka Selatan (Basel) Suyatno alias Asui ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) pada Selasa (24/11) Lalu.

Kasus yang berhasil diungkap oleh jajaran Subdit IV Tindak Pidana Tertentu Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Tipiter Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tersebut kini penanganannya telah memasuki tahap 1.

“Dalam perkara Illegal Mining dari hasil Ops PETI (Operasi Pertambangan Tanpa Izin-red) Menumbing 2015, untuk Tsk Asui berkasnya sudah dikirim ke Kejati (Kejaksaan Tinggi) atau Tahap 1. Dalam kasus ini ada 2 saksi yang diperiksa, yakni Djun Fuk alias Afuk dan Djun Mie alias Ami,” sebut Kabid Humas.

Sebelumnya, dalam menangani kasus ini penyidik Subdit IV Tipidter Dit-Reskrimsus pun telah menyita barang bukti timah ilegal seberat 10.426 Kilogram (Kg) atau 10 Ton lebih dari pelaku. Penyidik juga sempat mendatangkan saksi ahli dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Babel.

Meskipun demikian, aparat tidak melakukan penahanan terhadap Asui lantaran pihak terlapor secara resmi telah mengajukan penangguhan penahanan, terlebih selama menjalani proses penyidikan mereka bersikap kooperatif ditambah tempat tinggal tersangka yang menetap di wilayah hukum Babel.

Dengan begitu, penyidik menerapkan Undang-Undang Republik Indonesia (UU-RI) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) bagi Asui lantaran menguasai dan menyimpan hasil tambang ilegal dengan ancaman kurungan penjara selama 10 tahun dan denda Rp5 miliar.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button