LENSA NASIONALNEWS

Dirjen Imigrasi ajak Masyarakat Awasi Orang Asing

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Direktorat Jendral Imigrasi, Ronny F Sompie bertandang ke Bangka Belitung (Babel) dalam rangka kegiatan penandatanganan (MoU) dan deklarasi terkait pengawasan orang asing yang berada di wilayah Hukum dan Ham Babel pada Rabu (11/11) di Novotel Bangka dengan melibatkan berbagai instansi di Babel.

Kegiatan yang digelar oleh kantor Imigrasi Kelas I Pangkalpinang dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Optimalisasi Pengawasan Orang Asing Di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas I Pangkalpinang dengan tema “Semangat Ayo Kerja Bersinergi Melaksanakan Pengawasan Orang Asing Dalam Rangka Penegakkan Hukum Keimigrasian Untuk Meningkatkan Investasi Yang Berwawasan Lingkungan.

Menurut Ronny keberadaan orang asing perlu diawasi dikarenakan tidak menutup kemungkinannya kehadiran orang asing justru memberikan dampak negatif bagi Indonesia khususnya Babel. Tidak dapat dipungkiri kehadiran orang asing di Idonesia bisa saja dimanfaatkan untuk mencapai kepentingan pribadi yang bisa merugikan bangsa Indonesia yang kemudian bermuara pada hukum pidana.

“Karena bagaimana pun muara kegiatan ini adalah masalah hukum dan mengingat para orang asing ini tidak menutup kemungkinan mereka melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti memanfaatkan Republik Indonesia sebagai tempat untuk mencapai kepentingan pribadi dan melakukan hal-hal tindak pidana,” jelasnya.

Mantan Kapolda Bali itu menambahkan pengawasan terhadap orang asing tidak semata-mata hanya menacari kesalahan orang asing, tapi esensinya adalah mencegah dan tidak memberikan peluang bagi orang asing untuk bertindak menaati aturan yang berlaku. Menurutnya hal ini bisa dilakukan oleh siapa saja, oleh karena itu ia meminta agar semua lapisan masyarakat untuk peduli dalam mengawasi keberadaan orang asing.

“Pengawasan itu kan tidak hanya mencari kesalahan, tapi bagaimana peran kita untuk mengoptimalisasikan orang asing tidak melanggar aturan negara kita, sehingga tidak mungkin mereka melakukan tindak kejahatan kriminal maupun narkotika, apalagi masyarakat Babel berperan serta dalam mengawasi ini dengan melaporkan kepada imigrasi maupun pihak keamanan,” ujarnya dengan semangat.

Oleh sebab itu Imigrasi dan pihak terkait lainnya harus melakukan pengawasan yang bersipat pencegahan untuk masuknya orang asing yang dapat merugikan Negara. Pihaknya mengakui melakukan pengawasan yang sangat ketat terhadap orang asing mulai dari paspor hingga tujuan kedatangannya. Pihaknya meminta sinergisitas dari semua pihak untuk bisa mengawasi secara langsung kedatangan orang asing di wilayahnya mulai dari lingkup Rukun Tetangga (RT) hingga Provinsi.

“Kami perketat dipintu gerbang yakni paspor, karena bagaimanapun orang asing datang dan masuk ke Indonesia haruslah sesuai dengan tujuannya dan tidak boleh mengganggu ketertiban di Indonesia, Pihak kami terbatas oleh karena itu kami butuhkan sinergistasnya untuk melakukan pengawasan lanjutan ke daerah-daerah yang dituju orang asing agar terus dapat dipantau,“ ujarnya.

Asisten I Gubernur Babel, Sahirman Jumli mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kumham khususnya kepada Provinsi Bangka Belitung dalam menghadapi arus globalisasi maupun aktivitas orang asing di Babel mengingat potensialnya Babel sebagai daerah yang memiliki destinasi wisata dan sumber daya alamnya.

“Kegiatan ini penting dilakukan sebagai penjaminan dan pengawasan atas aktivitas orang asing di Babel baik untuk bekerja maupun maupun berwisata, “ujar Sahirman saat menyampaikan sambutannya.

Sahirman berharap Kunjungan Dirjen Imigrasi Republik Indonesia ini juga akan semakin memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan imigrasi di Bangka Belitung sekaligus juga dapat memberikan motivasi sinergitas bagi kabupaten/kota lainnya di Bangka Belitung.

Penulis : Krisyanidayati

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button