LENSA TINSNEWS

122 Kasus kekerasan terhadap Anak dan Perempuan terjadi di Babel

Krisyanidayati

Lensa Bangka Belitung, Pangkalpinang – Sejak Januari hingga September 2015 Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah menangani 122 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dilaporkan korban melalui Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renata) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit-Reskrimum).

Kabid Humas Polda Babel, AKBP Abdul Mun’im menjelaskan total laporan tersebut terdiri dari 2 kasus pemerkosaan, 60 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) atau Penganiayaan, 25 kasus Pencabulan dan 35 kasus Persetubuhan Anak. Oleh karena itu, Ia menghimbau kepada masyarakat untuk menjadikan rumah sebagai tempat yang aman bagi anak-anak.

“Biasanya pelaku KDRT hingga pelecehan seksual atau asusila pada anak dibawah umur merupakan orang terdekat korban. Maka orang tua harus meningkatkan pengawasannya, rumah kan seharusnya menjadi tempat perlindungan, pendidikan dan pembentukan pribadi anak-anak,” pesan Kabid Humas.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau  masyarakat untuk segera melapor kepada pihak Kepolisian setempat jika mengetahui dan mendapati anak-anak yang mengalami tindak pidana KDRT atau asusila. Dikarenakan hal seperti melanggar hukum dan harus ditindak secara hukum.

“KDRT dan asusila terhadap anak kini sudah bukan ranah pribadi, akan tetapi menjadi tanggungjawab bersama, pemerintah dan masyarakat. Jika ada yang mendapati anak-anak tetangga mengalami siksaan dan diperlakukan tak pantas, segera melaporkan ke Kepolisian, kita komitmen menyelamatkan anak atas ancaman kekerasan dan asusila,” terangnya dia.

untuk KDRT, tersangka dapat dijerat berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT pada Pasal 44 ayat 1 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun juga Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

Sedangkan untuk asusila bisa mengarah ke Pasal 281 KUHP tentang Asusila dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara, Pasal 284 KUHP tentang Zina hukuman maksimal 9 bulan penjara, Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan hukuman maksimal 12 tahun penjara, Pasal 287 KUHP tentang Persetubuhan Dengan Wanita Dibawah Umur hukuman 9 tahun penjara dan Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan maksimal 9 tahun penjara.

(alp)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button